Kemutug, Desa Tirip - Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di MI Al Fatah, Dusun Kemutug, pada Rabu, 14 Januari 2026 berhasil dilaksanakan oleh Mahasiswa KKN Unsoed. Kegiatan ini diikuti puluhan siswa dengan tujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi cuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan lingkungan, dan pola makan bergizi. Antusiasme siswa terlihat tinggi saat praktik langsung mencuci tangan dengan cara yang benar.
Kegiatan yang berlangsung di mushola MI Al Fatah ini dihadiri sekitar 60 siswa kelas 4 dan 5. Sosialisasi ini merupakan program kerja mahasiswa KKN UNSOED Periode Januari - Februari 2026. Tim mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan metode interaktif yang disesuaikan dengan usia anak-anak. Mulai dari pemutaran video edukatif, nyanyi bersama, demonstrasi langsung, hingga sesi tanya jawab yang membuat suasana menjadi hidup dan menyenangkan.
Materi sosialisasi mencakup lima pilar utama PHBS, yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara teratur, tidak merokok, dan menjaga kebersihan lingkungan. Tim mahasiswa juga menekankan pentingnya enam langkah cuci tangan yang benar untuk mencegah penyebaran penyakit.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik cuci tangan yang baik dan benar. Yang menarik, para siswa diajak bernyanyi lagu anak-anak sambil mempraktikkan enam langkah cuci tangan. Metode ini terbukti efektif membuat anak-anak lebih mudah mengingat dan mempraktikkan cara cuci tangan yang benar. Suasana menjadi meriah ketika siswa bersama-sama menyanyikan lagu sambil mencuci tangan di wastafel yang telah disiapkan.
"Anak-anak sangat antusias, terutama saat kami praktik cuci tangan bersama diiringi lagu. Mereka berlomba-lomba untuk mencoba langsung di wastafel yang sudah kami siapkan," ujar salah satu mahasiswa KKN. Ia menambahkan bahwa penanaman kebiasaan hidup sehat sejak dini akan membentuk karakter anak yang lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan.
Kepala MI Al Fatah, Bapak Ahmad Fauzi, menyambut baik kegiatan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNSOED yang telah memfasilitasi program edukasi kesehatan ini. Kesehatan adalah investasi penting bagi masa depan anak-anak kami. Dengan pemahaman yang baik tentang PHBS, diharapkan siswa dapat mempraktikannya di rumah dan menjadi agen perubahan bagi keluarga mereka," ungkapnya.
Salah satu siswa kelas 5, Wildan, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. "Aku jadi tahu kalau cuci tangan itu ada caranya yang benar. Lagunya juga seru, jadi gampang diingat. Nanti aku mau ajari adik dan teman-teman yang lain," katanya dengan semangat. Beberapa siswa lain juga menyatakan komitmen untuk rajin mencuci tangan sebelum makan dan setelah bermain.
Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah berencana membuat pojok PHBS di setiap kelas dengan memasang poster-poster edukatif tentang perilaku hidup sehat. Selain itu, akan dibentuk tim kecil yang bertugas mengingatkan teman-teman untuk selalu menjaga kebersihan. Wastafel portabel juga akan ditambah di area strategis sekolah untuk memudahkan siswa mencuci tangan.
Kegiatan sosialisasi PHBS ini merupakan bagian dari program mahasisw KKN Unsoed periode Januari - Februari 2026 oleh pemerintah desa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda yang disambut baik. Pemerintah desa berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan lainnya secara berkala, termasuk melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN yang sedang bertugas di wilayah Desa Tirip.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang program kesehatan desa atau ingin mengusulkan kegiatan serupa di lingkungan masing-masing, dapat menghubungi kantor desa atau mengunjungi website resmi Desa Tirip.