Desa Tirip

Kec. Wadaslintang, Kab. Wonosobo
Prov. Jawa Tengah

Loading

Info
Selamat Datang di Website Resmi Desa Tirip Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo. Website ini masih dalam tahap pengembangan, mohon maaf jika masih banyak kekurangan.

Berita Desa

Komentar Terbaru

Salinan IMG_5525 

Balai Desa Tirip - Tim Penggerak PKK Desa Tirip mengadakan rapat konsultasi di Balai Desa pada Minggu, 25 Januari 2026. Rapat dihadiri pengurus PKK tingkat desa dan dusun untuk mengevaluasi program yang telah berjalan serta merumuskan rencana kegiatan pemberdayaan perempuan dan keluarga. Agenda utama meliputi pembahasan program kesehatan dan pendidikan, serta pendampingan UMKM. Pertemuan ini menjadi momentum koordinasi untuk mengoptimalkan peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tirip.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tirip, Ibu Suharti, beserta seluruh pengurus PKK dari lima dusun, yaitu Dusun Kemutug, Kedawung, Juru Tengah, Karangjambe, dan Limbangan. Turut hadir dalam pertemuan ini adalah tim mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman 2026 Periode Januari-Februari yang sedang bertugas di Desa Tirip.

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tirip, Ibu Suharti, membuka rapat dengan menyampaikan evaluasi program-program PKK yang telah terlaksana. "Kita perlu mengevaluasi apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Tahun ini kita harus lebih fokus pada program yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan keluarga," ujarnya.

Agenda pertama rapat membahas program kesehatan yang meliputi kegiatan posyandu dan penggunaan aplikasi kesehatan untuk monitoring kegiatan. Ibu Suharti memaparkan pentingnya penginputan data kegiatan posyandu secara rutin ke dalam aplikasi kesehatan agar dapat terpantau dengan baik. "Kita sudah memiliki aplikasi kesehatan yang memudahkan pencatatan kegiatan posyandu. Pengurus di setiap dusun harus rajin menginput kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan, seperti penimbangan balita, pemberian vitamin, imunisasi, dan pemeriksaan ibu hamil," jelasnya.

Pengurus PKK dari masing-masing dusun melaporkan perkembangan kegiatan posyandu di wilayahnya. Disepakati untuk meningkatkan kedisiplinan dalam penginputan data dan sosialisasi penggunaan aplikasi kesehatan kepada kader posyandu yang masih kesulitan mengoperasikannya. Dengan sistem digital ini, laporan kegiatan posyandu menjadi lebih akurat dan dapat diakses secara real-time oleh pihak terkait.

Pembahasan dilanjutkan dengan evaluasi program pendidikan, khususnya terkait Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan kegiatan bimbingan belajar. PKK juga merencanakan program literasi keluarga dengan mengoptimalkan perpustakaan desa dan pojok baca di setiap dusun untuk mendukung minat baca anak-anak sejak dini.

Salah satu agenda penting dalam rapat ini adalah pemaparan program kerja dari mahasiswa KKN UNSOED 2026. Tim mahasiswa mempresentasikan berbagai program yang akan dilaksanakan selama masa KKN dan membutuhkan kerja sama dengan Tim Penggerak PKK. Salah satu program utama yang disampaikan adalah sosialisasi kesehatan reproduksi yang akan ditujukan bagi remaja dan ibu-ibu.

"Kami merencanakan sosialisasi kesehatan reproduksi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya remaja dan perempuan, tentang kesehatan reproduksi yang benar. Program ini sangat penting untuk mencegah masalah kesehatan di masa depan. Kami berharap ibu-ibu PKK dapat membantu memobilisasi peserta dan mendukung kelancaran kegiatan ini," jelas koordinator mahasiswa KKN.

Para pengurus PKK menyambut antusias program sosialisasi kesehatan reproduksi ini. Mereka menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama untuk memberikan edukasi yang tepat kepada remaja putri dan ibu-ibu muda. 

Agenda berikutnya yang menjadi fokus utama adalah pembahasan pendampingan UMKM, khususnya untuk produksi makanan kemasan. Slamet Nurul Illahi, salah satu mahasiswa KKN UNSOED, memaparkan ide program pendampingan UMKM yang dapat dilaksanakan bersama PKK.

"Kami melihat potensi besar ibu-ibu PKK dalam mengembangkan usaha produktif, terutama di bidang produksi makanan kemasan. Kami ingin membantu memberikan pendampingan mulai dari pelatihan produksi, pengemasan, hingga pemasaran digital," ujar Slamet Nurul Ilahi.

Ibu Suharti merespons positif ide tersebut dan langsung mengaitkannya dengan peluang bisnis menjelang bulan Ramadhan. "Bulan Ramadhan ya ng akan segera tiba merupakan peluang bisnis yang sangat bagus untuk produksi kue kering. Permintaan pasar biasanya meningkat tajam menjelang dan selama Ramadhan. Ini kesempatan emas bagi ibu-ibu untuk menambah penghasilan keluarga," ujarnya.

Slamet Nurul Ilahi menambahkan bahwa tim mahasiswa KKN siap membantu dalam beberapa aspek pendampingan UMKM. "Kami akan membantu dalam hal pelatihan digital marketing, desain kemasan produk yang menarik, dan strategi pemasaran melalui media sosial. Dengan kemasan yang bagus dan pemasaran yang tepat, produk bisa bersaing di pasaran dan menjangkau konsumen lebih luas," jelasnya.

Dari hasil rapat, disusun rencana aksi bersama antara Tim Penggerak PKK dan mahasiswa KKN UNSOED yang mencakup jadwal kegiatan, pembagian tugas, dan target pencapaian. Disepakati akan ada pertemuan koordinasi rutin setiap dua minggu untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan mengatasi kendala yang mungkin muncul.

Kepala Desa Tirip yang turut hadir dalam penutupan rapat menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Tim Penggerak PKK dan kontribusi mahasiswa KKN. "PKK adalah mitra strategis pemerintah desa dalam pembangunan. Dengan dukungan mahasiswa KKN, khususnya program pendampingan UMKM yang digagas Slamet Nurul Illahi, saya yakin program-program pemberdayaan kita akan semakin berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat," ungkapnya.

Rapat ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan PKK sebagai motor penggerak perubahan positif di Desa Tirip, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga. Sinergi antara PKK, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN diharapkan dapat menghasilkan program-program inovatif yang menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Bagi anggota PKK atau masyarakat yang ingin terlibat dalam program-program pemberdayaan, dapat menghubungi pengurus PKK di masing-masing dusun atau kantor desa untuk informasi lebih lanjut.

Beri Komentar

CAPTCHA Image

Desa

3.414

LAKI-LAKI

LAKI-LAKI3.414penduduk

3.270

PEREMPUAN

PEREMPUAN3.270penduduk

6.684

TOTAL

TOTAL6.684penduduk

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

PERKEMBANGAN PENDUDUK

Bulan Ini

Kelahiran

0

Orang

Kematian

0

Orang

Masuk

0

Orang

Pindah

0

Orang

Bulan Lalu

Kelahiran

0

Orang

Kematian

0

Orang

Masuk

0

Orang

Pindah

0

Orang

LAYANAN SURAT PENGANTAR

Hari Ini

0

Surat

Kemarin

0

Surat

Minggu Ini

0

Surat

Bulan Ini

0

Surat

Bulan Lalu

0

Surat

Tahun Ini

0

Surat

Tahun Lalu

0

Surat

Total

5

Surat

Agenda

Untuk sementara, belum ada agenda yang akan dilaksanakan.

Komentar
Statistik Pengunjung
Hari ini : 150
Kemarin : 62
Total Pengunjung : 12.282
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.216.129
Browser : Mozilla 5.0
Pemerintah Desa

TEGUH DADIYANTO

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

SARJIWATI

Sekretaris Desa
Tidak Ada di Kantor

ARIF

Kaur Tata Usaha dan Umum
Tidak Ada di Kantor

WAHYU GIRI SETIAWAN

Kasi Kesejahteraan
Tidak Ada di Kantor

AMY HENDRIANA

Kadus
Tidak Ada di Kantor

MUHADI

Kasi Pelayanan
Tidak Ada di Kantor

NUR ARIFIN

Kaur Keuangan
Tidak Ada di Kantor

YUDYA RAHMANTO

Kaur Perencanaan
Tidak Ada di Kantor

ASIH SUTRIYA

Kadus
Tidak Ada di Kantor

KARIMIN

Kasi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

MUJIYO

Kadus
Tidak Ada di Kantor

ULIL ARHAM

Kadus
Tidak Ada di Kantor

NURSALIM

Kadus
Tidak Ada di Kantor